Tips ngehemat bensin, solar dan pertamax… :)
1 Juli, 2008 at 10:42 am | In Grace | Leave a CommentBBM naek? pusing ngatasinnya? ada 10 tips nih untuk ngehemat bensin (atau solar),..
Semoga bermanfaat
1. Pake kendaraan bareng, saling nebeng. Meninggalkan mobil di rumah dan berangkat bersama2 dengan orang lain dapat membantu menghemat bahan bakar.
2. Jangan ngebut! Ngebut menggunakan lebih banyak bensin, demikian hasil penelitian yang ada. Jika perjalanan pulang balik anda misalnya melibatkan naik tol sepanjang 30 km, dan kalo anda jalan misalnya 90 kilo per jam, dan bukannya 120 kilo per jam, misalnya, anda akan menghemat sekitar 5 liter bensin setiap minggunya
3. Jalan sambil menjalankan beberapa tugas. Misal: nebus resep, ngambil paket di kantor pos, beli susu di supermarket dan ngambil duit di ATM, kalo bisa sih mending dilakukan sekali jalan. Kalo bisa cari tempet yang deketan, dan parkir di satu tempat, terus jalan deh ke tempet2 tadi.
4. Belanja online. Kalo emang bisa dilakukan secara online, nggak perlu harus keluar duit buat beli bensin, parkir, dan lain2 kan?
5. Pake mobil kecil. Mending pake mobil yang kecil untuk jalan2 di weekend ini.
6. Coba jalan atau pakai sepeda. Daripada nyetir kemana2, kenapa nggak coba kenakan sepatu, dan olahraga sekaligus menghemat bensin?
7. Kerja dari rumah. Kalo pekerjaan anda mungkin sekali dijalankan dari rumah, coba minta ijin apa anda boleh minta satu hari, dimana anda boleh kerja dari rumah? tapi bukan berarti tiap hari lho.
8. Coba bikin acara makan malam bersama. Daripada ngabisin malam minggu di luar, nyetir, terus nonton, maem, ngabisin dana buat bensin dan parkir, mending undang aja tetangga2 buat makan malam bareng, sama serunya, dan lebih hemat.
9. Antar jemput anak barengan. Daripada anda yang antar jemput anda sekolah tiap hari, ajak tetangga yang sekolahnya sama untuk bergantian jemput anak di sekolah
10. Jangan bawa beban terlalu berat. Makin berat bebannya, makin banyak bensin yang di”minum” mobil anda. Segera turunkan beban kapanpun dimungkinkan..
Sukses…GBU
7 Langkah berhenti merokok……..
1 Juli, 2008 at 10:34 am | In Grace | Leave a CommentBERHENTI merokok tidaklah semudah membalik telapak tangan. Menurut direktur pendidikan masyarakat di American Lung Association of New Yo di New York City, Rami Bachiman, hanya 10 persen di antara 20 juta perokok yang mencoba berhenti tiap tahun akhirnya mencapai sukses.
Ada bermacam-macam strategi yang dapat digunakan untuk menolong diri sendiri seperti membuat tangan tetap sibuk mengunyah wortel, menghela napas panjang di udara segar, minu air putih, atau bahkan menghadiahi diri sendiri.
Kendatipun demikian berikut ini beberapa cara yang dapat meningkatkan peluang Anda untuk berhasil berhenti merokok dan tidak kembali lagi ke kebiasaan semula selama minggu-minggu pertama yang sangat kritis :
1. Catat kemajuan Anda. Bila Anda mencoba berhenti merokok secara pelan-pelan tetapi mantap, yang penting Anda perbuat adalah menetapkan kapan Anda akan betul-betul meninggalkan rokok. Akan tetapi sementara itu, catat setiap batang rokok yang Anda isap-di mana dan dalam kondisi apa, saran Don R. Powel, Ph.D. ketua American Institute for Preventive Medicine di Farmingto Hills, Michigan, yang juga seorang mantan perokok. Ini aka memudahkan Anda mengidentifikasi situasi-situasi yang menyebabka Anda merokok lalu menentukan perilaku alternatif sebagai penggant merokok.
2. Tahan keinginan Anda. Apabila Anda berhenti merokok secara bertahap, tiap kali Anda merasakan dorongan untuk merokok’ tunggu lima menit sebelum menyalakannya’, kata Dr. Powell. Setelah beberapa hari, perpanjang penundaan itu hingga 10 menit. Beberapa hari kemudian, perpanjang lagi menjadi 15 menit, dan seterusnya. “Anda akan menemukan bahwa dorongan untuk merokok semakin lama akan menghilang semakin cepat,” katanya.
3. Cari pertolongan. Entah Anda ingin berhenti secara mendadak atau secara bertahap dengan pelan-pelan mengurangi banyak rokok yang Anda isap, alangkah baiknya bila ada orang yang memberikan dukungan. Dengan dukungan dari beberapa orang, hasilnya akan
jauh berbeda. Mintalah dukungan dari teman-teman dan keluarga, atau dari perkumpulan yang sama-sama ingin berhenti merokok.
4. Minum sari jeruk. Bagian paling sulit dari cara berhenti langsung dan menyeluruh, yang paling populer (tetapi bukan paling menjamin keberhasilan), adalah ketika Anda harus mengatasi reaksi-reaksi akibat hilangnya asupan nikotin, dan ini bisa berlangsung selama satu atau dua pekan. Akan tetapi Anda akan lebih mudah mengatasi reaksi-reaksi seperti mudah tersinggung, cemas, bingung, sulit konsentrasi, dan sulit tidur akibat penghentian asupan nikotin secara jauh lebih cepat apabila Anda banyak meminum sari jeruk selama masa itu. Itu karena sari jeruk membuat urin Anda lebih asam, jadi lebih cepat mengusir nikotin dari tubuh Anda, kata Thomas Cooper, D.D.S., seorang peneliti ketergantungan nikotin dan dosen ilmu kesehatan mulut di University of Kentucky di Lexington.
Selain itu rasa jeruk dalam mulut bisa membuat Anda merasa bahwa rokok tidak enak. Akan tetapi, bila Anda berhenti merokok dengan bantuan permen karet atau plester mengandung nikotin dari dokter, hindari minum sari jeruk dan minuman-minuman asam lain, karena dengan obat itu Anda ingin agar nikotin tetap ada dalam sistem Anda.
5. Bayangkan bahwa Anda sedang flu. Sebelum memberikan permen karet atau plester mengandung nikotin, ada dokter yang biasan meminta pasien yang ingin berhenti merokok agar membayangkan bahwa mereka sedang sakit flu.
Menurut Douglas E Jorenby, koordinator kegiatan klinis di Center for Tobacco Research and Intervention di University of Winsconsin medical School, gejala-gejala ketergantungan ini mirip dengan flu. Anda mudah tersinggung, sulit berkonsentrasi, lesu. Dan seperti ketika sedang flu, tidak banyak yang dapat Anda perbuat selain menunggu sampai mereda dengan sendirinya. Akan tetapi Anda akan mampu melewatinya. Selama Anda tidak menyerah dan kembali ke kebiasaan semula, reaksi ketergantungan itu akan hilang dalam seminggu atau dua minggu.”
6. Jauhi bar dart kafe. Godaan terbesar untuk merokok lagi adalah ketika Anda pergi ke bar atau kafe, kata Dr. Jorenby. “Bagi banyak orang, kalau tangan yang satu memegang minuman, tangan yang lain harus memegang rokok. Oleh sebab itu jauhi dulu bar atau kafe selama setidaknya dua minggu pertama setelah berhenti merokok.” Sebaliknya, sering-seringlah pergi ke perpustakaan, tempat ibadah, dan tempat-tempat umum lain yang melarang orang merokok. “Orang yang berhenti merokok tidak usah bersumpah tidak akan ke bar atau ke kafe lagi, tetapi berdasarkan pengalaman kami, tempat itu mengundang risiko tinggi bagi Anda, kecuali bila Anda telah berhasil mengatasi keinginan untuk merokok.”
7. Tulis surat kepada istri tercinta. Ketika ketergantungan nikotin menyerang Anda, alih-alih mengambil rokok dan korek api, angkatlah pena kemudian tulis surat kepada istri Anda yang menerangkan mengapa merokok sangat penting dalam hidup Anda, kata Robert Van de Castle, ‘ Ph.D., profesor emeritus di University of Virginia Medical Center di Charlottesville. Dalam surat itu, cobalah menerangkan mengapa Anda meneruskan kebiasaan itu walaupun tahu bahwa itu akan mengurangi umur Anda dan mungkin tidak akan dapat menyaksikan putra Anda lulus dari perguruan tinggi, menikah atau peristiwa penting lain.
Kerja tanpa stress? ini caranya…
1 Juli, 2008 at 10:29 am | In Grace | Leave a CommentBekerja kadang-kadang bisa membuat orang menjadi stress. Selain akibat rutinitas sehari-hari, kendala kerja dan suasana juga dapat meningkatkan tingkat stress yang ada.
Berikut solusi untuk `Bekerja Tanpa Stress`:
1. Meja kerja bersih
Meja kerja yang bersih dari kertas kerja akan sangat membantu anda untuk lebih fokus pada apa yang sedang dikerjakan.
Pekerjaan akan cepat selesai karena pandangan tidak terganggu dengan tumpukan kertas di atas meja.
2.Bekerja dengan prioritas
Yup, Semua pekerjaan memang penting untuk diselesaikan secepatnya. Tapi, kita harus bisa membedakan mana yang mendesak untuk diselesaikan, mana yang bisa sedikit ditunda.
Bekerjalah dengan prioritas! Dan beban pikiran pun akan jauh berkurang.
3. Segera ambil keputusan
Semakin cepat anda mengambil keputusan dalam menghadapi masalah, semakin cepat pula masalah anda akan terselesaikan. And, guess what? Anda tidak perlu lagi berlama-lama stress memikirkan masalah itu.
Bukan pekerjaan yang gampang, tapi harus dilakukan secepatnya supaya tidak berlarut-larut. Semangat !
4. Delegasikan pekerjaan
Tidak ada orang di dunia ini yang bisa melakukan segala pekerjaan tanpa bantuan orang lain. So, biasakan untuk mulai membagi beban kerja dengan orang lain di tim kerja anda.
Stress berkurang dan anda pun akan punya lebih banyak waktu luang untuk aktivitas lainnya.
Masih juga stress ? Mungkinkah karena anda tak punya pilihan lain dan merasa dipaksa untuk mengerjakan sesuatu yang sama sekali bukan minat anda? Atau, lebih parah lagi⦠Anda merasa diperlakukan seperti sapi perah yang hanya menghasilkan keuntungan buat boss anda ?
Kalau begitu, sudah saatnya anda bergerak maju dan bebaskan diri anda dari stress! Caranya ? Cari peluang bisnis sampingan yang bisa mendatangkan penghasilan tambahan.
Dengan bertambahnya penghasilan, anda akan punya lebih banyak pilihan dan otomatis stress pun jauh dari pikiran anda..
Semoga Bermanfaat … JBU ALL